Sekarang, konten yang viral menjadi salah satu tujuan utama bagi Mereka yang fokus dalam menjangkau Audiens. Konten yang bisa menembus berbagai kalangan biasanya memiliki ciri-ciri yang universal, mudah di pahami, dan terkait dengan kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa ide dan cara membuat konten yang viral agar bisa di terima oleh berbagai niche penonton.
1. Angkat Topik yang Relatable untuk Semua Orang
Konten relatable dengan pengalaman sehari-hari seperti pekerjaan, pertemanan, keluarga, hingga perjuangan hidup biasanya lebih mudah di terima oleh berbagai kalangan. Topik yang dekat dengan kehidupan nyata membuat Audiens dari berbagai niche merasa di wakili dan termotivasi untuk berinteraksi.
2. Manfaatkan Emosi Universal
Konten viral hampir selalu melibatkan emosi, seperti tawa, haru, kagum, atau empati. Emosi ini bisa di manfaatkan oleh siapa saja dan tidak cuma untuk satu topik tertentu. Konten lucu, inspiratif, atau menyentuh hati memiliki peluang besar untuk di bagikan secara masif di berbagai platform.
3. Gunakan Format Konten Pendek dan Padat
Video pendek dengan durasi singkat lebih mudah di konsumsi oleh semua Audiens, terlepas dari minat Mereka. Format seperti clipper video, YouTube Shorts, TikTok, dan Reels sangat bagus karena bisa menyampaikan pesan dengan cepat dan tidak membuat penonton merasa membosankan.
4. Fokus pada Hook di Detik Awal
Hook 3-5 detik pertama sangat penting karena bisa menentukan apakah penonton akan melanjutkan menonton atau tidak. Gunakan kalimat pemancing, visual yang mencolok, atau situasi yang agak menegangkan agar orang-orang tertarik, meskipun Mereka belum memahami hal-hal khusus dalam konten tersebut.
5. Cerita Sederhana dengan Alur Jelas
Storytelling yang sederhana namun kuat dapat menyentuh berbagai kalangan Audiens. Cerita dengan pola masalah, proses, dan hasil lebih mudah dipahami dan dinikmati oleh siapa saja, mulai dari pengusaha, pelajar, pekerja, hingga konten kreator.
6. Kombinasikan Hiburan dan Edukasi
Konten yang menghibur sekaligus memberi nilai tambah cenderung lebih mudah viral. Materi pembelajaran yang sederhana, disajikan dengan cara santai, menyenangkan, dan menarik secara visual biasanya bisa menarik perhatian banyak orang dengan latar belakang dan minat yang beragam.
7. Gunakan Bahasa yang Umum dan Mudah Dipahami
Gunakan kata-kata yang mudah di pahami oleh semua orang, hindari istilah-istilah yang hanya di ketahui oleh kelompok tertentu. Bahasa yang di gunakan harus sederhana, santai, dan mudah di pahami agar pesan yang di sampaikan bisa sampai dengan baik kepada siapa saja tanpa ada hambatan.
8. Manfaatkan Tren dengan Sudut Pandang Netral
Mengikuti tren yang sedang populer bisa meningkatkan kemungkinan untuk menjadi viral, tetapi pastikan sudut pandangnya netral dan inklusif. Tren yang di kemas ulang dengan pesan umum akan lebih mudah di terima oleh berbagai segmen Audiens.
Membuat konten yang viral hingga mencapai berbagai kelompok penonton bukan berarti menyenangkan semua orang, melainkan menyajikan konten yang universal, emosional, dan mudah di pahami. Dengan menggabungkan storytelling, emosi, format pendek, serta strategi distribusi yang tepat, peluang konten untuk menembus berbagai niche akan semakin besar dan berdampak luas.
Baca Juga : TikTok Menjadi Platform Media Sosial Paling Laris untuk Kampanye Brand Awareness





